Buku ini mengulas tentang wacana dan pragmatik. Wacana sebagai dasar dalam pengembangan teks sangat diperlukan oleh masyarakat bahasa dan komunikasi dengan informasi yang utuh. Bahasa memiliki tataran yang terdiri atas fonologi, morfologi, sintaksis, dan wacana. Dalam kenyataannya, tataran tersebut saling berhubungan dan tidak dapat ditentukan batasnya secara pas satu sama lain. Memperlakukan b…
Menulis dan membaca merupakan kegiatan dengan beribu manfaat. Kenapa tidak? Sebab menulis dan membaca dapat membantu kita menambah wawasan, menambah kosakata dan diksi, meningkatkan kinerja otak, serta menguatkan empati. Selain itu, banyak juga bidang pekerjaan yang membutuhkan kinerja seorang penulis dan pembaca aktif. Seperti novelis, content writer, proofreading, jurnalis, pembuat artikel, s…
Buku ini terdiri atas empat bab yang memuat tentang pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, serta penulisan unsur serapan. Tidak hanya itu, pada tiap bab dan disertai contoh-contoh, baik berupa kata maupun kalimat sederhana. Sehingga, pembaca semakin jelas dalam memahami dan mengaplikasikan materi seputar ejaan dan kebahasaan lainnya.
Buku ini berisi pemahaman awal mengenai konsep kebahasaan bahasa indonesia. Dengan adanya buku ini di harapkan pembaca dapat memahami berbagai konsep kebahasaan sekaligus mampu menerapkannya dalam komunikasi sehari hari.Selain itu,kesalahan pembelajaran terkait konsep kebahasaan diharapkan tidak lagi terjadi sebab penggunaan bahasa tersebut sudah sesuai dengan kopsep ilmu kebahasaan sebagai das…
Analisis kesalahan berbahasa adalah prosedur kerja yang dilakukan peneliti maupun guru bahasa yang objek kajiannya berupa bahasa itu sendiri, proses yang didasarkan pada analisis kesalahan orang yang sedang belajar berupa bahasa. Analisis ini dapat dilakukan pada setiap satuan bahasa, termasuk pada tataran ejaan. Penelitian ini mengkaji kesalahan penggunaan ejaan yang ada pada teks berita d…
Henry Guntur Tarigan dilahirkan tanggal 23 September 1933 di Linggajulu, Kabanjahe, Tanah Karo, Sumatra Utara. Ayahnya bernama Rulo Tarigan dan ibunya bernama Kawali beru Surbakti. Henry Guntur Tarigan menikah dengan M. Intan Sisdewatu Purba tanggal 14 Agustus 1957 di Berastagi, Sumatra Utara. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Muda pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Bandung tahun 1…