buku ini merupakan panduan teorites untuk membaca dan memahami karya fiksi. penulis membicarakan berbagai macam asumsi yang mendasari penciptaan karya fiksi. bertolak dari itu, dikemukakan berbagai elemen yang membangun karya fiksi dan kriteria kriteria dalam menilainya.
Konon puisi adalah mahkota bahasa. Puisi adalah hasil yang dicapai jika seseorang mampu bermain-main dengan bahasanya. Apa yang ditulis penyair tidak serta-merta bisa diartikan secara harfiah. Gerimis bukan berarti hujan, dan bunga belum tentu berarti kembang. Kerap penyair bilang begini, tapi maksudnya begitu. Lalu bagaimana caranya bisa menikmati puisi dan menangkap pesan atau makna yang i…
Buku ini menyajikan teori, metode dan teknik cara-cara yang sangat diperlukan dalam analisis karya sastra. Teori-teori yang dibicarakan, meliputi antara lain: formalisme, strukturalisme, semiotika, naratologi, resepsi, interteks, feminis, post-kolonial, dekonstruksi, dan teori-teori postskulturalisme pada umunya. Dengan pertimbangan bahwa dewasa ini masalah wacana (diskursus) memperoleh perhat…
Wellek & Warren dalam buku aslinya yang berjudul Theory of Literature ini lebih banyak memfokuskan pembahasannya dalam pengkajian puisi. Ini terlihat dari berbagai penjelasan yang digunakan selalu mengambil contoh genre puisi dalam menjelaskan teorinya. Ambil contoh saja pada bagian keempat yaitu studi sastra dengan pendekatan intrinsik. Wellek & Werren mencoba memasukkan unsur genre sa…
Seni bicara public speaking harus dikuasai oleh para guru. Manfaatnya, guru akan dengan mudah menguasai kelas yang ramai atau kelas yang sepi. Buku ini berisi ilmu-ilmu yang harus dikuasai agar seorang guru menjadi pribadi karismatik, pandai berbicara, humoris, menyenangkan siswa, dan sekaligus dapat memahamkan siswa atas pelajaran yang disampaikannya.
“Kitab puisi…perihal gendis…di rumah sendirian….ayahnya pamit pergi ke selatan…ibunya bilang menyusul ke utara….TAK PERLU…Barangkali tidak perlu…mencari tahu dan menjadi risau kenapa? Ayah ke Selatan….Ibu ke Utara….Aku ingin ke Barat…sendiri saja…membelakangi bukit Timur…sarang matahari pagi itu….Tidak perlu menjadi risau…Tidak perlu sama sekali…Sapardi Djoko Dam…