Adibah Yasmin. 036113048. Analisis Sequential Explanatory Perilaku Berwawasan Lingkungan ditinjau dari Moral Lingkungan Siswa SMA Negeri di Kecamatan Cikole. Skripsi. Universitas Pakuan. Bogor. Dibawah Bimbingan Dr. Hj. Rita Retnowati, M.S. dan Rita Istiana, S.Si.,M.Pd. Penelitian ini tergolong penelitian kombinasi sequential explanatory dengan metode penelitian korelasional. Variabel pene…
Buku Mendidik untuk Membentuk Karakter, yang diterjemahkan dari buku Educating for Character karya Thomas Lickona, mengupas semua tentang pendidikan karakter. Karakter adalah proses perkembangan, dan pengembangan karakter adalah sebuah proses berkelanjutan (never ending process) selama hidup manusia dan selama sebuah bangsa ada dan ingin tetap eksis. Bukan hanya sekadar memaparkan kasus mena…
Tujuan penelitian ini untuk mengdeskripsikan nilai moral dalam novel Dua Garis Biru karya Lucia Priandarini dan untuk memberikan gambaran pengimplementasian hasil kajian nilai moral dalam novel Dua Garis Biru karya Lucia Priandarini dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan peneliti yait…
Krisis karakter dan watak bangsa saat ini salah satunya terkait erat dengan semakin tidak adanya harmoni di dalam keluarga, masih banyak keluarga mengalami disorientasi, bukan hanya karena mengalami limpahan materi, atau sebaliknya kesulitan ekonomi, tetapi penyebabnya karena serbuan globalisasi dan gaya hidup yang tidak terlalu compatible dengan nilai, moral dan agama, sosial budaya nasional m…
Buku ini mengkaji bagaimana desain, proses, dan evaluasi pendidikan karakter dalam latar sekolah. Buku ini merupakan salah satu program kami (P3) yang secara keseluruhan terlihat pada desain pedagogik bangsa. Pedagogik bangsa adalah suatu grand design aplikasi pedagogik dalam konteks pembangunan bangsa Indonesia saat ini pada berbagai wilayah pendidikan. Sasaran pembangunan melalui pendidikan i…
Keberadaan agama dalam kehidupan modern semakin termaginalkan. Berkembangnya ilmu-ilmu pengetahuan umun seakan "mengukur"dalam dalam ilmu agama, sehingga para intelektual pun "melambaikan tangan" tanda perpisahan pada ilmu-ilmu agama. ini dapat mengakibatkan hilangnya nilai-nilai agama,etika dan moral.