Aku pernah belajar merelakan mu berkali- kali melepasmu pergi deangn cinta yang lain. membiarkan kesempatan memiliki mu hilang untukku sebab,kamu berhak bahagia ;meski sesungguhnya aku tidak bahagia deangn keputusan itu.ketidak-beranian ku mengikatmu memberi ruang bagi orang asing yang mendekatmu. kupikir hidup akan baik baik saja. semua harus berjalan seperti sedisakan
Dia adalah satu dari banyak orang.Dia adalah satu dari banyak peleburan. dia adalah tautan ,gunung dan matahari itu sendiri.dan,detik itu pula,begitu saja dia akan kehilangan inderanya. tapi dia menyakini,bahwa suatu saat ketika dia menemukan belahan dirinya, dia akan jatuh cinta kepadanya, dan akan mengorbankan nyawa untuknya. ~Tat Tvam Asi, Azri Zakkiyah