Untuk menghayati sebuah karya sastra, aspek intrinsik dan ekstrinsik dalam karya tersebut harus diperhatikan. Namun, dalam analisis atau kritik sastra, hal tersebut sering luput dari perhatian. Analisis atau kritik Sastra Indonesia menyoroti perihal penggunaan bahasa yang diungkapkan dengan benar yang memiliki suatu nilai estetik. Karena bahasa memegang peran penting, yaitu selain sebagai alat …
Dalam menyatakan jati dirinya, bangsa Korea mengacu ke citraan pagi hari yang tenang-berbeda, misalnya, dari bangsa Jepang yang selalu memandang matahari sebagai lambang keberadaanya. Citraan pagi yang tenang, matahari, maupun tirai bambu-yang melambangkan kebudayaan Cina - pada dasarnya mengacu ke dalam. Dan ternyata memang alam yang menjadi tumpuan gagasan dan ungkapan yang kita rasakan dan p…